Dalam FOREX, ada dua dasar analisa penting, agar posisi saat masuk pasar (open position) untuk trading tidak minus (rugi). Dasar-dasar analisis tersebut harus dimengerti.
Kedua Dasar Analisa tersebut yang perlu diketahui adalah:
1. Analisa Teknik
2. Analisa Fundamental
Analisa Fundamental
Sebelum membuka Posisi Trading/OP(Open Position), perhatikan berita-berita fundamental, pengaruh/efek dari berita tersebut, mata uang melemah atau menguat , jam berapa terjadi dan sampai berapa point kira-kira perubahannya, high (besar) atau middle (sedang) sehingga Trader tidak meraba-raba dan Untung-untungan.
Setelah mengetahui Berita Fundamental, Juga sama pentingnya adalah teknik-teknik dalam OP, karakteristik gerakan chart saat itu, pengetahuan tentang chart yang digunakan, indikator (bantuan menganalisa gerakan chart). batas atas gerakan dan batas bawah gerakan mata uang yang akan di tradingkan.
Jadi: 1. Ketahui berita fundamentalnya
2. Teknik Pasang posisi dan kemana arah chart saat itu
Hal ini sangat penting, Agar bisa Open Posisi, baik BUY maupun Sell yang profitable. Perlu dicermati dan dimengerti karakteristik dari grafik yang sedang anda amati di layar monitor tersebut.
Informasi tentang Berita Fundamental Ekonomi banyak sekali terdapat di internet, seperti misalnya :
www.forexfactory.com
www.bloomberg.com
www.forexnews.com
www.fxstreet.com
www.currencypro.com
www.saxobank.com
Ada yang berbahasa Indonesia:
www.belajarforex.com
www.vibiznews.com
dan lain-lain.
Atau Anda dapat mencari ( Searching) melalui GOOGLE.
Analisa Teknikal.
Pada marketiva, disediakan banyak indikator-indikator di layar tradingnya untuk mendukung analisa teknik anda. Trading sejati adalah trading yang mempunyai gaya sendiri dan ciri sendiri bukan menjadi orang lain, terpenting ciri/gaya anda adalah PROFITABLE. beres.
Cobalah macam-macam indikator-indikator tersebut dan pilihlah beberapa (jangan terlalu banyak nanti 'KEBULET indikator' he..he.. ) :-) Pilihlah yang sesuai dengan hati dan logika anda. yang penting 'PAS' di Pakai..:-)
SARAN :
Untuk pembuka atau permulaan, Tradinglah dengan VIRTUAL (uang demo), sampai betul-betul PROFIT terus. Setelah PROFIT -- selalu berpihak pada anda --- baru gunakan uang LIVE (uang bonus dari marketiva).
Jika KEDISPLINAN dalam trading anda terus meraup DOLLAR, bolehlah anda DEPOSIT dengan uang INVESTASI/Tabungan anda agar PROFIT lebih GEDE...:-)
HATI-HATI,
jangan EMOSI, SERAKAH dan DENDAM pada pasar, jika tidak ingin tenggelam. BISNIS FOREX cepat UNTUNG (jika disiplin seperti saat latihan) dan cepat RUGI (jika anda emosi dan hati panas/dendam/frustasi).
Jika kurang PAS dalam trading, segera tutup posisi, shutdown PC anda. Lakukan aktivitas keseharian dan berkumpul dengan orang-orang dekat anda.
Penulis berharap anda selalu berada di PAPAN SELANCAR yang menikmati gelombang:-) dan menari-nari diatasnya :-)
SEKILAS TENTANG GRAFIK CANDLE (CANDLE STICK)
Grafik ini adalah paling populer dalam menganalisa gerak Chart Valas.
Candlestick sangat memudahkan trader/investor untuk mengamati apakah satu saham sedang bullish (trend naik) atau bearish (trend turun)
Candlestick cocok digunakan untuk :
- mengidentifikasi pola (pattern) pergerakan forek / saham
- memperkirakan trend arah pergerakan harga
baik secara jangka pendek (short term) maupun jangka panjang
misalnya reversal pattern (berbalik arah).
FOREX yang bergerak naik dan mengalami reversal pattern, akan berbalik arah ke bawah.
Pola ini lebih mudah diprediksikan terjadi apabila trend naik.
Jika pasangan mata-uang bergerak datar (sideways), reversal pattern ini tidak akan begitu efektif.

Bagian-bagian candlestick :
1. Warna
Warna putih mengindikasikan bullish, warna hitam tandanya bearish, bisa jadi saham sedang mengalami tekanan jual.
Pada beberapa situs, warna putih bisa berwarna hijau/biru, warna hitam diganti dengan warna merah.
2. Jarak/tinggi candle
Jarak antara harga tertinggi dengan harga terendah adalah signal umum yang menunjukkan seberapa besar pergerakan harga saham pada periode tertentu, ditandakan dengan shadow.
Shadow adalah garis tipis di atas atau di bawah body candle. Shadow menunjukkan kekuatan jual/beli dari investor.
Misalkan ada shadow memanjang di atas body candle (seterusnya disebut upper shadow) saat trend harga sedang naik, tandanya aksi beli sudah menurun dan aksi jual mulai terjadi, demikian sebaliknya, hal ini sangat mudah untuk diamati.
Semakin panjang shadow maka semakin kuat indikasi akan berbalik arah.


3.Ukuran body candle
Ukuran body candle bisa memberikan gambaran seberapa besar tingkat bullish atau bearish. Body candle yang berukuran kecil menunjukkan keragu-raguan pasar akan pergerakan harga suatu saham terlepas dari apakah candle itu berwarna hitam ataupun putih.
Body candle yang besar menegaskan kekuatan arah pergerakan saham. Misalnya candle putih yang besar menegaskan bahwa harga cenderung menguat (naik).
---------------------------------------------------
Grafik ini memang sangat populer di dunia trading, karena itu penulis menyarankan untuk mempelajari model-models arah gerak bullish (naik) dan bearish (turun) dari grafik tersebut. Hal ini perlu untuk meminimalkan salah pasang Posisi.
lebih jauh tentang Chart ini silahkan di SEARCH melaui GOOGLE
---------------------------------------------